
Sebagai penerus tapuk kepemimpinan yang sudah ada, para PRAJA dituntut untuk menjadi insan yang baik budi, akal, dan perilakunya. Guna menciptakan insan-insan pemimpin yang mampu nantinya membawa Indonesia lebih maju lagi, pada tanggal 21 Agustus 2013 Kampus IPDN NTB menggelar Kuliah Umum tentang Bahaya Narkoba. Pada kesempatan kali ini Kepala BNN Provinsi NTB ( Drs. H. Mufti Djusnir, Apt., M.si.) langsung menjadi narasumber di dampingi oleh Kasi Advokasi BNN Provinsi NTB (Anggreini Ninik Murnihati, SH, MH) sebagai moderator.
Perkuliahan umum ini dihadiri oleh 152 praja IPDN.Demand Reduction" dimana hal ini dapat dicapai dengan ditumbuhkannya budaya Rehabilitasi pagi para Pecandu Narkotika.
Dalam penyampaian materi Kepala BNN Provinsi NTB menitik beratkan tentang betapa mudaratnya Narkoba dan semakin lihainya jaringan narkoba mengembangkan modus operandi baru dalam pendistribusian narkoba. Selain itu beliau juga menyampaikan mengenai "

Antusiasme para Praja terlihat jelas ketika sesi diskusi diberikan. Hal ini ditanggapi positif oleh Kepala BNN Provinsi NTB dimana beliau menjawab pertanyan-pertanyaan para praja dengan lugas. Drs. H. Mufti Djusnir, Apt., M.si. mengharapkan agar kedepannya para Praja bisa menjadi pelopor di masyarakat dalam memerangi Narkoba guna mencapai Indonesia Bebas Narkoba 2015. (Wiryawan/ BNNP NTB)
0 komentar:
Poskan Komentar