NARKOBA MEMBUAT MIMPI BURUK

Sedikit pengalaman hidup ku yang paling berkesan dan penuh kelam menurut saya dan bahkan menjadi pengalaman itu membuat saya takut lagi mencoba kembali barang tersebut. Langsung saja ya, saya AR (Red. Inisial) besar dikeluarga yg keturunannya baik, mulai, dan ibu bapak saya orang yang saya anggap saleh dan taat beribadah, bahkan saya tidak solat pun mungkin saya di marah.
Waktu masa SMA pun saya jalani dengan pergaulan yang beragam, beragam maksudnya disini yaitu; banyak bertemu dengan teman yang pemakai, yang taat solat dan lain-lain, teman pembaca juga pasti sudah menemui juga yang seperti ini.
Di lingkungan rumah sendiri yang terletak suatu tempat di Kota Mataram, menemui teman juga yang bergaulannya bebas, bahkan lebih jauh tragis lagi dalam pergaulannya, dan menambah karakter yang saya temui, yaitu dalam hal judi.
Semua teman saya temui, semua tingkah lakunya saya ikutin akhirnya saya kepentok sama semuanya, khususnya dalam pengalam menggunakan hal ini seperti "sabu, chimenk, koplo" masuk kedalam tubuh saya. Tetapi yang membuat saya belajar dari menggunakan sabu adalah sabu itu membuat saya hampir mati (meninggal dunia), tapi mungkin ALLAH SWT masih memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa menikmati hidup.
Sebentar dulu kayaknya saya ingin bercerita bagaimana awalnya saya bisa mengatakan sabu sbagai pengalaman yang cukup pelik, awalnya saya terjaring masuk oleh satu teman yang mengajak menjadi bandar kecil, tapi kena tipu. Yang membuat saya sempat kesal yaitu uang itu pinjeman dan saya harus mengembalikannya tepat waktu, jadi pikir pendek aja dengan keuntungan yang banyak dan cepat perputrannya akhirnya saya beranikan diri untuk terjun kembali jadi bandar dengan modal sendiri. Setelah berjalan berbulan-bulan saya pun jenuh dengan semua ini, utang juga sudah selesai atau lunas.  Akhirnya barang yang saya jual sisa lagi trakhir, dan saya gunakan bersama dengan teman-teman dengan kata lain pesta obat lah.
Semasa itu saya sudah mauw menyelesaikan kuliah tapi terhalang oleh barang haram tersebut, bisa di bilang over dosis (DO) yang saya rasakan. Saya gunakan waktu itu 1 gram sabu, kuliah pun terbengkalai karena setelah selesai pakai. Waktu itu saya jatuh sakit dan tubuh saya ini minta lagi tetapi saya berusaha tahan. Sampai akhirnya saya mendapat cobaan sakit yang hebat, pada saat malam hari seingat saya jam 3 lebih, saya terbangun kencing ke kamar mandi dan di kamar saya jatuh tergeletak, dan pingsan. Tidak bisa sadar sampai bapak, ibu dan ada adik saya yang ada disana, saya sudah sampai pada level sekarat. Alhmdulillah yang bisa sy ucapin pada malam itu, saya di kasi kesempatan hidup kembali.
Saat itu rasa haru dan bersimbah tangis yang saya alami, sy meminta maaf kepada kedua orang tua, untuk tidak kembali lagi dengan barang haram, dari kejadian itu lah saya kapok lagi menggunakan barang haram.
Terakhir boleh saya kasi saran saya rasa kepada teman-teman yang masih muda dan masih ada orang tua, jangan dekati apa lagi pakai barang haram tersebut, apabila ada teman-teman yang sudah terkena barang haram cepatlah kembali ke gaya hidup sehat, karena proses penyembuhan dari terkena barang haram tersebut sangat lah lama dan butuh waktu yang berbulan-bulan lamanya. Sampai disini dulu saya berbagi pengalaman hidup terjerat pada dunia yang kelam. (Humas BNNP NTB)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Badan Narkotika Nasional
Provinsi Nusa Tenggara Barat

Jl. Doktor Soedjono, Lingkar Selatan, Mataram, NTB
Telp. (0370) 6177414, 6177418
Fax. (0370) 6177413
Contact Center : 0852 3894 4442