Berdasarkan Laporan Survei Perkembangan Penyalahguna Narkoba di Indonesia TA 2014 tersebut, sebagian besar penyalahguna berada pada kelompok coba pakai terutama pada lingkungan pekerja. Tekanan pekerjaan yang berat, kemampuan sosial ekonomi & tekanan lingkungan kerja merupakan faktor pencetus terjadinya penyalahgunaan pada kelompok pekerja. Sebagian besar dari mereka masih dalam taraf coba pakai dan teratur pakai, terutama jenis shabu. Hal ini dibuktikan dari jumlah estimasi penyalahguna Narkoba Tahun 2014 pada kelompok pekerja yang menggunakan Shabu sebanyak 419.448 orang atau sebanyak dua kali lipat dari kelompok Rumah Tangga (tidak bekerja).
PT. Newmont Nusa Tenggara sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan yang berada di Kecamatan Maluk dalam proses kegiatannya dapat menyebabkan beban kerja yang tinggi, sehingga memungkinkan pada tekanan kerja yang bisa dialami karyawannya. Hal ini dapat menimbulkan stres pada pekerja yang akan berujung pada tindakan negatif, salah satunya penyalahgunaan Narkoba di lingkungan pekerja. Oleh karena itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memilih PT. Newmont Nusa Tenggara untuk menciptakan lingkungan kerja yang dapat diberdayakan dalam bidang P4GN melalui kegiatan “Seminar Tentang Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Kerja Swasta” pada tanggal 28 Mei 2015.
Dalam kegiatan tersebut banyak materi tentang P4GN (Pencehagan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang disampaikan oleh Kepala BNN Kab. Sumbawa Barat, Denny Priadi, S. Sos., dengan judul materi “Kebijakan Nasional P4GN”, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Kab. Sumbawa Barat, Suhodo, SAP., dengan judul materi “Pemahaman Narkoba dari Aspek Kesehatan”; dan Kepala Dinas Sosnakertrans Kab. Sumbawa Barat, H. Abdul Hamid, S. Pd., M. Pd., dengan judul materi ”Peran Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam Penanganan Korban NAPZA”. Kegiatan ini dihadiri oleh Karyawan PT. Newmont Nusa Tenggara sebanyak 60 orang.
0 komentar:
Posting Komentar